1.Pengertian prilaku konsumen
Pemahaman prilaku konsumen dapat diartikan dalam beberapa hal, pertama adalah merancang strategi pemasaran yang tepat, misalnya menentukan kapan saat yang tepat perusahaan memberikan discount untuk menarik pembali. Kedua, prilaku konsumen dapat membantu pembuat keputusan dan membuat kebijakan publik.misalkan, karena di Indonesia masyarakatnya banyak yamg bersosialoisasi dan juga saling mengikat erat tali silaturahmi, maka banyaknya perusahaan pembuat Mobil untuk membuat mobil keluarga, dimana mobil tersebut dapat mengangkut lebih banyak orang (keluarga).Dengan cara memahami sikap konsumen dalam menghadapi sesuatu, seseorang dapat menyebarkan ide dengan lebih cepat dan efektif.A. Pengertian prilaku konsumen
Sebelum kita melangkah lebih jauh membahas mengenai prilaku konsumen dan segala aspek yang melingkupinya, perlu memahami prilaku konsumen secara definitif. Berikut ini beberapa pengertian tentang prilaku konsumen.1. Menurut American Marketing Association atau disingkat AMA
mendefinisikan bahwa prilaku konsumen (consumen behavior) sebagai interaksi dinamis antara pengaruh dan kognisi, prilaku konsumen melibatkan interaksi antara penngaruh dan kognisi, prilaku, dan di kejadian sekitarnya, dan hal tersebut melibatkan pertukaran (Peter & Olson, 2000).a. Prilaku konsumen adalah dinamis
Definisi diatas menekankan bahwa perilaku konsumen itu dinamis berarti bahwa seorang konsumen, group konsumen, serta masyarakat luas selalu berubah dan bergerak sepanjang waktu. Hal ini memiliki implikasi terhadap studi prilaku konsumen dan juga pada pengembangan strategi pemasarandalam hal studi prilaku konsumen, salah satu implikasinya adalah generalisasi prilaku konsumen biasanya terbatas untuk satu jangka waktu tertentu. Dengan demikian para mahasiswa prilaku konsumen harus meng-generalisasi teori ataupun semua riset.b. Prilaku konsumen melibatkan interaksi antara pengaruh dan kognisi, prilaku dan kejadian di sekitar.
Ini berarti bahwa untuk memahami konsumen dan mengembangkan strategi pemasaran yang tepat maka kita harus memahami apa yang mereka pikirkan(Kognisi) dan mereka rasakan (pengaruh), apa yang mereka lakukan (prilaku) , dan apa serta dimana(kejadian di sekitar) yang mempengaruhi serta dipengaruhi oleh apa yang dipikirkan, dirasa, dan dilakukan konsumen. Disni kita tadak hanya dapat menganalisis dampak kejadian di sekitar terhadap pengaruh, kognisi, atau prilaku seperti yang biasanya dilakukan pada riset dasar. Tetapi apakah kita sedang mengavaluasi seorang konsumen, pasar sasaran atau selurah masyarakat, analisis dari ketiga element tersebut sangat berguna untuk memahami dan mengembangkan strategi pemasaran.c. Prilaku konsumen melibatkan pertukaran diantara individu
Hali ini membuat definisi prilaku konsumen terhadap konsisten dangan definisi pemasaran yang sejauh ini menekankan pertukaran. Kenyataan peran pemasaran adalah untuk menciptakan pertukaran dengan konsumen melaui formulasi dan penerapan strategi pemasaran.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar